HANYA BERMAIN

2010 Januari 30
oleh paudpn

HANYA BERMAIN

By :Anita Wadley

Ketika aku sedang menyusun kubus, jangan katakan aku “hanya bermain”.

Karena seperti kau lihat, aku belajar sambil bermain, tentang keseimbangan dan bentuk.


Ketika aku berpakaian lengkap, membuat rumah-rumahan, lalu bermain boneka bayi.

Jangan katakan aku “hanya bermain”. Karena seperti kau lihat, aku belajar sambil bermainUntuk menjadi ibu atau ayah suatu hari nanti.


Ketika kau lihat aku berlumur cat sampai ke siku atau menyerut kayu, atau mencetak dan membentuk lempung.

Jangan sampai kudengar kau berkata ia hanya bermain”. Karena seperti kau lihat, aku belajar sambil bermain. Aku sedang mengekspresikan diri dan mencoba kreatif. Aku ingin menjadi artis atau penemu suatu hari nanti.


Ketika kau lihat aku duduk di sebuah kursi “membaca keras-keras” di depan penonton khayal, tolong jangan tertawa dan mengira aku “hanya bermain”.

Karena seperti kau lihat, aku belajar sambil bermain. Aku mungkin menjadi guru suatu hari nanti.


Ketika kau lihat aku menyibak semak-semak mencari serangga atau mengisi kantong bajuku dengan apa pun yang kutemukan.

Jangan katakan  kepada orang, aku “hanya bermain”. Mungkin saja kelak aku menjadi ilmuwan.


Ketika kau lihat aku sibuk dengan teka-teki atau ketahuan “memainkan sesuatu” di sekolah. Tolong jangan merasa aku membuang waktu untuk “bermain”. Aku belajar memecahkan masalah dan berkonsentrasi. Siapa tahu kelak aku menjadi pengusaha.


Ketika kau lihat aku memasak atau mencicipi makanan Tolong jangan mengira itu karena aku menikmatinya, itu hanya “bermain”.

Aku belajar mengikuti petunjuk dan mengetahui perbedaan Siapa tahu kelak aku menjadi juru masak.

Ketika kau lihat aku belajar melompat, berlari, dan menggerak-gerakkan tubuh, tolong jangan katakan aku “hanya bermain”.

Karena seperti kau lihat, aku belajar sambil bermain. Aku belajar tentang bagaimana kerja tubuhku.

Mungkin saja …….

Suatu hari aku menjadi dokter, perawat, atau atlet. Ketika kau bertanya apa yang aku kerjakan di sekolah hari ini, dan aku menjawab, “Aku hanya bermain”.

Tolong jangan salah mengerti, karena seperti kau lihat aku belajar sambil bermain. Aku belajar menikmati hidup sambil meraih sukses dalam bekerja. Aku menyiapkan diri untuk masa depan. Hari ini, aku masih kanak-kanak dan tugasku adalah bermain.

Siapa Mau Jadi Petugas Pemadam Kebakaran?

2009 Desember 24
oleh paudpn

Fieldtrip untuk tema air, udara dan api anak-anak Mekar, KA-1, KA-2 dan KB adalah mengunjungi Dinas Pemadam Kebaran dibilangan Madukoro Semarang. Antusias anak-anak tercermin dari wajah mereka yang ceria dan tatapan mata mereka yang seakan tak pernah lelah untuk mencari-cari sesuatu (penasaran). Bu guru pun diberondong pertanyaan-pertanyaan maupun kekaguman mereka, seperti saat mereka melihat mobil pemadam kebakaran..

Setelah bapak-bapak dari Dinas Pemadam Kebakaran memberikan penyuluhan, anak-anak dipersilahkan mengenakan seragam petugas pemadam kebakaran ukuran mini.

selain itu, anak-anak juga dipersilahkan merasakan suasana di dalam mobil pemadam kebakaran….wuih asiknya

Main Hujan-hujanan?

2009 Desember 23
oleh paudpn

Main hujan-hujanan? yang ini bukan sembarang hujan-hujanan. Hujan yang ini adalah hujan buatan. Sebagai bentuk aplikasi dari puncak tema (air, udara dan api) pada tanggal 4 Desember 2009 kelas KA dan KB main hujan-hujanan di halaman depan sekolah. Cukup dengan air dan selang, hujanpun byurrr..he..he..