Skip to content

Festival Layang-layang ala Pelangi

20 February 2017

Yeaa… ini dia nih keseruan puncak tema kami bulan ini. Tema Udara. yups, di tema udara kali ini kami mengangakat tema layang-layang. jadi sahabat pelangi berkreasi membuat layang2 bersama guru kelas masing-masig. kreasinya juga berbeda-beda lho. tiap kelas. hebat, ya.. semua kreatif deh. habis itu, kita pajang deh di halaman sekolah.

sahabat, sekarang kita intip yuk kreasi kece sahabat-sahabat kecil pelangi di masing-masing kelas.

img_5008

teman-teman kelas mekar mandiri. bersama bu ila dan bu emi.miss Nunik nebeng hehe

 

img_5003

Kelas Kindergarten A Rendah Hati bersama bu guru kelas : Ibu Dilla.

img_4998

teman-teman dari kelas Mekar Percaya diri. bugurunya ada da, Bu Mona dan Bu ita, namun karena bu Ita sedang ijin jadinya di gantiin deh sama Miss, Nunik. heheh

img_4993

kelas kuntum dermawan dan kuntum ceria. bu gurunya ada 4 ( Bu surya, Bu annas, bu ndari… satu lagi bu puji, tapi beliau sedang sakit. jadinya di gantiin sama Miss Nunik… heheh…)

img_5021

kelas Kindergarten A Adil bersama bu Alma

img_5029

kelas kinderagrten B diplomatis bersama bu idaasyiik ya

Asyiik ya sahabat, berkreasi itu membuat hati kita menjadi bahagia. sekarang kita tengok yuk keserua sahabat-sahabat pelangi saat berkarya. hehehe.. ekspresinya lucu -lucu lho.. ada yang sambil bercanda, ada yang sambil main. tapi ada juga yang serius.. heheh..

Selamat bermain dengan bahagia ya sahabat-sahabat kecil pelangi. selamat menikmati masa kecil kalian. dan izinkan kami semua, bu guru kece pelangi, menjadi sahabat bermainmu. salam hangat penuh cinta dari zona bahagia pelangi nusantara.

Pancarkan Indahmu

10 February 2017
whatsapp-image-2017-01-18-at-09-28-40

Pancarkan indahmu, lewat senyum termanismu

Nikmati masa kecilmu, dengan caramu

Selamat bahagia setiap detikmu sahabat-sahabat kecilku

Selalu ada  tawa ceria  di zona bahagia Pelangi Nusantara

Family Fun Day Asyiik Ala Pelangi

30 January 2017

Family fun day adalah agenda tahunan yang diselenggarakan secara rutin oleh PAUD Karakter Pelangi Nusantara. kegiatan ini dimaksudkan agar dapat menjadi kegiatan bisa memfasilitasi orang tua, anak, dan juga guru untuk lebih menjalin keakraban. oleh karena itulah, semua kegiatan di family fun day di desain dengan aneka games dan permainan kelompok. ada games untuk tim atau kelompok besar dan ada games yang bersifat kelompok keluarga.

Di family Fun Day kali ini, bertempat di The Wujil Resort and Conventions Ungaran Semarang. tempatnya bersih nyaman. spotnya kece dan seru deh pokoknya. dan agenda kita juga nggak kalah seru deh pokoknya. mulai dari senam bareng. adu yel-yel kelompok, dan fun games yang super duper seru. langsung aja deh kepoin  foto-foto keren kami..

 

whatsapp-image-2016-11-20-at-15-48-46

nah, kalau ini permainan memindahkan air dengan menggunakan spon. hehe.. seru ya.. semua pada basah.

whatsapp-image-2016-11-20-at-15-48-50

hahaha… semua basaaaah. tapi nggak apa-apa anak menikmatinya. lihat deh bukannya di estafetkan ke belakang. malah di peras di atas kepala. hehehe. begitulah anak-anak. fun fun fun.

whatsapp-image-2016-11-20-at-16-34-00

mamah.mamah yang cerdas. jadi harusnya saat main games estafet air ini semua peserta wajib dduk berbanjar. tapi karena nggak mau basah.. ehh.. jadi pada berdiri gini deh.. hehehe..

img_7629

sebelum kejaadian di atas. begini formasinya.. hahahah

untuk games terakhir adalah games kereta air. jadi para peserta harus berjalan berbanjar berkelompok sambil membawa segelas air di kepalany melalui rute yang telah di buat panitia. seperti apa penampakannya???

img_7650

wkwkw… yah.siap-siap kereta mau jalan ya.. minggir semuaaa….

Seperti Famyiy fun day pada edisi tahun-tahun sebelumnya, kami juga ada kegiatan craft keluraga. dan untuk edisi kali ini, craftnya dalah melukis diatas telenan. ini dia foto kecenya.

 

whatsapp-image-2016-11-20-at-14-47-16

agenda terakhir adalah.. byuuuuur… berenaaaang…

 

sahabat, ini cerita family day kami, segera ya.. bakal di update lagii… tunggu aja info-info kecenya. see ya..

Petani Cilik Panen Sayur

15 September 2016

Sahabat,….. lihatlah keseruan teman-teman Playgroup Karakter Pelangi Nusantara, belajar diantara tanaman dan sayur mayur. ijo-ijo segeeer dehh. kebun Watu Simbar yang indah dan sejuk. kami meliat banyak tanaman disini, sayur terong, kangkung, bayam, sawi, singkong, … banyak deh pokokya. suka, suka, suka !!!!!

Alahmdulillah, bu guru juga sabar menjelaskan kepada kami semua. tentang tanaman apa saja yang kita lewati. setiap melewati tanaman, kami pasti berhenti. Bu guru menjelaskan nama tanamannnya. apa gunanya. lalu bu guru juga meminta kami mengamati dari dekat, memegang, mencium, dan mengamti setiap detil tanaman itu.
kadang bu guru juga bermain tebak-tebakan lho.. seruu banget. setiap kami berhasil buguru dan teman-tema lain akan bersorak gembira. kalau belum berhasil buguru pasti akan memberi tahu.

sahabat, lihat, itu beberapa teman pelangi yang lagi asyiik mengamati tanaman. Mengamati secara kongkrit seperti ini memang sangat mengesankan. dan pastinya sangat berkesan. semoga akan jadi memori dan kenangan indah masa kecil kami 🙂

usai mengamati tanaman dan panen sayur. kami bermain di area playground yang super duper luas.asyiiik deh.. bisa lari-lari sampai puaaasss. Ada banyak gazebo berarsitektur tradisional jawa dan juga aneka permainan outdoor yang memang sengaja di sediakan bagi para pengunjung.

asyiik dan seruu pokoknya. terima kasih ya kebun wisata watu simabr. semoga lain waktu kami bisa bermain disana lagi. seru seru seru seruuuuu…

Belajar menjadi Konsumen Bijak ala Pelangi

14 September 2016

pagi yang seruuuu…

kali ini sahabat kindergarten B dan A Pelangi Nusantara belajar dan bermain di Pasar Sampangan. wah… asyiik banget deh. banyak hal yang bisa dipelajari dalam kegiatan ini.

Sehari sebelumnya sahabat pelangi bersama bu guru di kelas masing -masing membuat daftar rencana belanja nih. mereka berdiskusi apa yang mereka butuhkan dan inginkan. mereka juga diskusi tentang makanan apa yang akan  mereka beli. sehat atau tidak. terjangkau tidak harganya? dll. saat kegiatan diskusi ini, sahabat pelangi belajar menyampaikan pendapat, mengenali keinginan, dan tentu saja belajar merencanakan. dan belajar menulis juga.

5

membuat renacana belanja itu penting lho… agar kita tidak kalap saat belanja. hehehe..

selain itu sahabat pelangi juga belajar lho.. bagaimana jadi pembeli yang santun. menyapa penjual. bertanya berapa harga barang? mengucapkan terima kasih… wah pokoknya belajar banyak deh .

wah, lihat deh.. foto diatas. itu kakak-kakak TK B lagi asyikk memilih  buah dan sayur yang mau di beli. mereka juga asyik ngobrol dengan bapak dan ibu penjual di pasar. alhamdulilla, bapak-bapak dan ibu yang kami temui disana juga ramah-ramah lho…

kami mengamati seluruh isi pasar. kami menyapa bapak ibu penjual buah, sayur, mainan, susu, aneka jajanan, baju.. semuanya deh pokoknya. beberapa bapak dan ibu yang berbelanja juga kami sapa kok. malahan kita ajak ngobrol…

belanja ke pasar kali ini sangat menyenangkan. hmmm.. besok lagi kita fieldtrip kemana ya…

Mencari sekolah untuk anak usia dini

17 August 2016

Berbagai pertanyaan mungkin akan muncul ketika anak kita mulai tumbuh semakin besar. “kapan sebaiknya anak kecilku sekolah?” Perlukah anakku yang masih kecil sekolah? Sekolah? wah nanti dia belajar apa ya?

Sebenarnya sekolah berasal dari kata yunani, schollea, artinya tempat bersenang-senang. jadi, dimanapun saja, selama anak anak bersenang senang, maka sebenarnya tempat itu bisa dinamakan sebagai sekolah. Bisa saja ia menemukan sekolahnya di rumah, bersama ibunya yang penuh perhatian menemaninya ber”main” dengan gembira, atau juga di lingkungan sehat sekitar rumahnya dimana anak bisa berinterasi dan bersenang-senang bersama tetangganya. Atau bahkan, kita seringkali “puas” dengan menyekolahkan anak usia emas kita “bersekolah di TV, games, i-pad atau handphone? Hmm..
Sekolah itu harus menyenangkan.
Lembaga sekolah bagi anak usia dini seharusnya juga menjadi schollea, bukan menjadi tempat yang terlalu formal atau bahkan terkesan mekanistik , kaku dengan jadwal yang sudah sedemikian baku. hal ini bahkan bisa berbahaya karena bisa menghilangkan keceriaan dan rasa senang anak-anak. padahal, justru karena rasa senanglah otak akan aktif belajar. Otak akan mengaktifkan bagian limbik yang berfungsi untuk berpikir sehingga proses belajar akan berjalan dengan baik.

Jadi, sekolah yang baik bagi anak adalah sekolah yang memberikan rasa senang, dengan kegiatan yang menyenangkan dan guru yang juga berwajah senang. Sekolah menyenangkan sangat ditentukan oleh suasana sekolah yang tumbuh dari budaya para gurunya. Cobalah untuk mengamati, anda akan merasakan bagaimana bahasa tubuh para guru, yang seringkali “berbicara lebih banyak”. Bayangkan, bila gurunya terlalu formal, kaku, atau (maaf) bersepatu hak tinggi, bagaimana ia akan bersikap ketika anak usia dini kita merengek, berlatih toilet training atau mengajak berlarian kesana kemari?
Jadi bijaklah mencari sekolah bagi anak kita.

Membangun Kelekatan Aman (Secure Attachment) Antara Ibu Yang Berkarir dan Bayinya

17 August 2016
Bayi yang baru lahir yang menunjukkan serba tidak berdaya. Namun dibalik ketidak berdayaannya tersebut pada dirinya terdapat berbagai potensi yang siap berkembang. Berbagai potensi yang dimiliki dapat berubah menjadi kemampuan nyata bila dirinya mendapatkan stimulasi dari lingkungannya, terutama lingkungan sosial.

Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi bayi. Dari lingkungan inilah bayi belajar membentuk pola hubungan dengan orang lain. Faktor yang sangat diperlukan oleh bayi dalam mengembangkan kemampuan tersebut adalah bonding atau yang yang juga dikenal dengan istilah attachment (kelekatan ) yaitu hubungan dua arah antara ibu dan anak yang prosesnya berjalan secara perlahan terutama ketika bayi sudah mulai mengenal orang-orang di sekitarnya.

Anak-anak yang memiliki kelekatan (attachment ) erat dengan orang tuanya akan berkembang menjadi remaja yang memiliki kepribadian menarik , rasa percaya diri yang tinggi, kecerdasan emosi dan ketrampilan sosial yang tinggi serta mampu menyelesaikan masalah dengan efektif (Ratna Megawangi, 2014 ). Tidak hanya itu, menurut sebuah penelitian di pensilvania Amerika Serikat, anak yang memiliki kelekatan yang kuat mampu mengatasi trauma akibat bencana alam dengan lebih cepat di bandingkan dengan anak yang tidak memiliki kelekatan yang baik pada orang tua mereka ataupun walinya.

Kelekatan yang kuat antara ibu dan anak dapat diperoleh melalui pola “pengasuhan responsif.”, dimana ibu selalu siap berada di samping bayinya sehingga mengetahui kebutuhan bayinya; kapan bayi menangis karena lapar, atau harus di gantikan popoknya, atau saat bayi menangis karena merasa tidak nyaman.

Namun sayangnya, pada saat sekarang ini banyak sekali para ibu yang memiliki kesibukan di luar rumah yang padat dengan menjadi wanita karir, baik demi eksistensi diri maupun demi menopang keuangan keluarga, sehingga mereka tidak bisa selalu berada di dekat bayinya untuk selalu responsif terhadap segala kebutuhan bayinya.

Read more…