Skip to content

Bila si kakak cemburu sama adik

17 August 2016

Dear parents,..

Tahu nggak sih… kelahiran adik baru, kadang-kadang bisa memunculkan sikap cemburu bagi sang kakak. Hal ini bisa di lihat bila sang kakak mulai menunjukkan sikap :

  •  Jadi sering marah2 dan uring-uringan nggak jelas atau jadi super cengeng
  •  Marah berlebihan bila adik mengambil atau ikut nimbruing bermain?
  •  Tiba-tiba nggak mau sekolah dan maunya di rumah aja.
  •  Saat ibu lengah, diam-diam mencubit atau memukul adik?
  •  Membuang atau menyembunyikan mainan kesukaan adik?

Bila itu terjadi, berarti ayah bunda harus waspada tuh, karena itu pertanda kalau kakak sedang cemburu pada adiknya. Sedang merasa diabaikan dan dinomorsekiankan.

jealous

KOK BISA ????

Ada beberapa factor yang membuat kakak sampai cemburu sama adik . apa saja ya…

  • Bisa jadi sih.. ayah bunda terlalu sering focus ke adik. Keseringan muji si adek. Trus lupa deh ada si kakak yang memperhatikan dari kejauhan yang juga haus akan pujian. Hehe.. jadi seimbangkan ya…
  • Mungkin juga kita kurang memberi pemahaman ke kakak sebelum adik lahir. Sebaiknya siapkan mentalnya. Bahwa bakal ada anggota baru di keluarga. Seorang adik kecil yang masih sangat perlu dibantu. Karena memang belum mampu. Beri pemahaman juga bahwa semua adik bayi masih perlu dibantu termasuk juga si kakak ketika dia masih bayi. Harus di gendong kemana-mana karena belum bisa jalan.
  • Atau bisa juga karena kakak tidak terbiasa dilibatkan saat mengurus adik. Padahal boleh lho kakak diajak bersama membantu mengurus adik. Untuk tugas sederhana. Misal; mengambil bedak, mengambilkan baju adik. Atau sekedar menunggui adik sebentar.
  • Kakak tidak dibiasakan untuk berbagi sejak dini. Akibatnya begitu ada orang lain. Si kakak mengnggapnya sebagai sebuah ancaman baginya.. heheh
  • Disbanding-bandingkan sama si adik.

KALAU SUDAH TERLANJUR? BAGAIMANA DONG?

  • Tenangkan diri.Bila si kakak menunjukkan reaksi cemburu hadapi dengan tenang. Jangan tambah dimarahi. Cobalah untuk memahami hati dan kekhawatiran kakak
  • Mulai lah untuk membagi waktu antara kakak dan adik. Bila bunda benar-benar sibuk. Bekerjasamalah sama ayah atau anggota keluarga yang lain. Agar saat ibu sama adik mereka bisa menemani si kakak. Jadi kakak nggak merasa kesepian dan sendiri
  • Untuk kegiatan yang bisa dilakukan bersama ajak serta juga kakak. misal. Kakak bisa makan di dekat bunda yang sedang menyusui adik. Biar si kakak tahu. Biarpun bunda sedang menyusui adik juga tetap bisa sama kakak.
  • Beri kesempatan dan kepercayaan pada kakak untuk berinterakasi dengan adik
  • Bangun suasana persaudaraan yang positif. Misal: “wah, adik sama bunda nunggu2 kakak pulang sekolah, soalnya adik pengen main sama kakak”, atau “bunda sama adik, pengen nih denger cerita kakak di sekolah” atau sekedar “hore… kakak sudah pulang, jadi adik bisa main sama kakak”.
  • Ingat, jangan lupa untuk memberi pujian bila kakak melakukan kebaikan untuk adik
  1. Terima kasih kakak yang senang membantu, sudah mengambilkan bedak adik
  2. Wah, kakak anak yang dermawan ya, mau berbagi mainan sama adik.
  • Sesekali boleh juga lho… bunda menyediakan waktu khusus buat kakak. Adik bisa di pegang ayah atau keluarga yang lain dulu.
  • Ceritakan juga pada kakak kalau dulu ia juga begitu. Di gendong ibu kemana2. Diperlakukan sama seperti yang ibu lakukan pada adik.
  • Bila kakak masih mengekspresikan rasa cemburunya dengan negative. Ingatkan dan beri pengertian dengan lembut. Hindari bentakan apalagi kekerasan fisik. Karena bisa-bisa justru memancing kecemburuan yang lebih besar lagi.    

ANTISIPASINYA BAGAIMANA?

  • Agar-hal-hal di atas tidak terjadi, sebaiknya ayah dan bunda melakukan hal ini.
  • Libatkan si kakak dalam mempersiapkan kelahiran adik. Bunda bisa member tahu kakak, kalau sebentar lagi ia akan punya adik yang kelak bisa dijadikan teman bermain . adik yang juga butuh bantuan dan perlindungan dari sang kakak. Sesekali biarkan si kakak meraba perut ibu untuk merasakan gerakan si adik bayi.biar personal touch mereka pelan-pelan terjalin.
  • Selain itu bunda juga bisa melibatkan kakak dalam mempersiapkan keperluan adik, misal beli baju bayi, menata lemari bayi, atau bisa juga di libatkan dalam pemilihan warna untuk adik.
  • Siapkan mental kakak, bila saat bunda saat melahirkan nanti mungkin akan berada di rumah sakit dalam beberapa hari. Dan kakak mungkin tidak bertemu ibu dalam beberapa waktu. Jelaskan kalau kakak nggak perlu cemas. Nanti kakak di temani om, tante/eyang dll.
  • Kalau sudah memungkinkan ajak si kakak untuk menjenguk ibu dan adik bayi. Lalu pelan-pelan, sampaikan kalau kakak sekarang punya adik yang bisa dijadikan temannya.
  • Berikan pemahaman pada si kakak
  • Pada saat ibu terlalu sibuk dengan si adik, bekerjasamalah dengan suami, untuk menemani dan memberi perhatian kepada si kakak.
  • Jangan membanding-bandingkan anak. Terimalah setiap anak apa adanya, hindari favoritisme yang dapat membuat anak merasa tersisihkan atau kurang berharga. Bila ada orang lain yang memuji si adik, segera lakukan hal yang sama untuk si kakak.
  • Sesekali ciptakan waktu khusus untuk berdua saja dengan si kakak agar kualitas hubungan dengan si kakak dapat tetap terjaga. Misalnya melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti bermain atau sekedar ngobrol. Sehingga kurangnya waktu bersama si kakak karena tersitanya waktu ibu untuk mengurus adik, dapat tergantikan.
  • Ceritakan bagaimana dahulu ibu memperlakukan si kakak ketika ia masih bayi. Tunjukkan bahwa hal yang sama juga ibu lakukan saat ini terhadap si adik. Sehingga si kakak merasa tidak diperlakukan berbeda dengan adiknya.
  • Bila si kakak mengekspresikan kecemburuannya dengan cara yang negatif, perbaikilah sikapnya dengan meng gunakan cara-cara yang lembut, penuh kasih sayang dan bijaksana. Buktikan bahwa orangtua tetap menyayanginya sekalipun ada adiknya. Jangan menggunakan kata-kata kasar apalagi kekerasan fisik, yang justru akan memacu timbulnya sikap dendam dan kecemburuan yang lebih besar terhadap adiknya.
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: